Selasa, 4 Januari 2022, aku menginjakkan kaki bersama siswa yang PTM mengunjungi perpustakaan sekolah. Masih tampak sepi. Terdengar sapaan khas petugas perpustakaan kepada kami. Dulu, sebelum masa pandemi covid-19, perpustakaan sekolah merupakan salah satu tempat belajar. Setiap satu pekan sekali aku mengajak siswa ke perpustakaan. Pembelajaran aku desain untuk memanfaatkan referensi yang dimiliki perpustakaan SMP Al Hikmah.

Meskipun pembelajaran berlangsung secara daring, perpustakaan sekolah memberikan pelayanan prima kepada para siswa. Siswa bisa meminjam buku melalui aplikasi yang disediakan, melalui layanan pesan antar. Alhamdulillah, kini secara bergiliran siswa kembali aktif belajar di sekolah. Siswa dapat meminjam dan membaca buku di perpustakaan. Dengan pembelajaran berbasis hibrid, aku memberikan kesempatan kepada siswa yang PTM untuk berkunjung dan meminjam buku.

Sebagaimana menjadi rahasia umum, kemajuan teknologi digital mengubah kebiasaan kita dalam mengonsumsi informasi. Dengan sekali klik, jari sudah berselancar ke seluruh dunia. Siswa dapat memperoleh berbagai sumber dari mesin pencarian seperti google. Akan tetapi, dalam dunia pendidikan referensi berupa buku cetak dan jurnal-jurnal sangat diperlukan. Kadang informasi yang berseliweran di media sosial, tingkat keakuratannya masih diragukan dari segi keilmuan.

Fenomena yang terjadi di kalangan siswa saat ini, mereka juga lebih banyak mengonsumsi berita hiburan, artis-artis idolanya,informasi yang tidak melatih berpikir kritis. Padahal, berpikir kritis merupakan ciri pembelajaran abad 21. Teknologi digital belum dimanfaatkan dengan maksimal dalam dunia pendidikan. Gawai masih digunakan sebatas pemuas kesenangan diri atau sebagai hiburan semata. Mengajak siswa kembali belajar di perpustakan, sebagai upaya menunjukkan kepada siswa pentingkan buku di bidang keilmuan dan wawasan global. Generasi muda jangan sampai terlena dengan teknologi, namun harus pandai memanfaatkan teknologi. Bukan diperalat teknologi. Dengan demikian, pembelajaran berbasis HOTS belum diaplikasikan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Jaya generasi muda Indonesia!

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.