Peringatan hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021, masih dalam masa pandemi Covid 19. Sebagai guru, saya memiliki harapan dan cita-cita demikian dengan siswa dan guru-guru lainnya. Sudah 1 tahun lebih mengajar dengan sistem daring. Secara pribadi, saya masih belum optimal dalam memberikan layanan pembelajaran. Harapan-harapan besar saya, pada tahun ajaran 2022 lebih siap dan terstruktur langkah-langkah dalam menggapai impian.

Guru-guru di Indonesia tidak sekadar transfer ilmu, apalagi memberikan tugas yang bertubi-tubi kepada siswa. Tiada pernah menjelaskan, sementara orangtua tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjelaskan kepada anaknya. Jika kondisi seperti ini dibiarkan secara terus menerus maka ketimpangan antara siswa di kota dan di desa terpinggir semakin tajam. Jujur, fakta seperti ini masih terjadi.

Anak-anak matangnya tidak alami, tapi dipaksa. Anak-anak melakukan pembelajaran secara daring, namun sebelumnya tidak ada persiapan akhirnya tidak bisa mengatur waktunya. Seharian berinteraksi dengan handphonenya. Teknologi merupakan alat untuk memudahkan pembelajaran bukan menjadi guru utama dan pengatur bahkan pengendali siswa. Memang tidak bisa dipungkiri sekarang eranya digital, serba internet, tapi harus diimbangi dengan kecakapan memanfaatkan teknologi tersebut. Semoga kita mampu membuktikan bahwa generesi Indonesia adalah generasi yang tangguh dalam kondisi apapun. Tangguh walau diterpa badai. Tetap satu untuk Indonesia Jaya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.