Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online, kata makna memilih beberapa pengertian

  1. Arti
  2. Maksud pembicara atau penulis; pengertian yang diberikan kepada suatu bentuk kebahasaan;

 

Makna dapat diklasifikasikan menjadi beberapa, diantaranya;

  1. Makna afektif atau emotif, yaitu makna kata atau frasa yang ditautkan dengan perasaan (ditentukan oleh perasaan).

Contohnya,

Ayo, kobarkan semangat kita yang sempat padam di dada kita!

Gantungkanlah cita-cita kalian setinggi angkasa.

Tuntutlah ilmu hingga ke ujung dunia.

Raihlah cita-citamu dan dobraklah pintu kemustahilan

 

  1. Makna denotasi, yaitu makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas hubungan lugas antara satuan bahasa dan wujud di luar bahasa, seperti orang, benda, tempat, sifat, proses, kegiatan. Lebih sederhananya, makna denotasi adalah makna yang sebenarnya.

Contohnya,

Adik sedang makan nasi goreng.

Aku senang melihat bunga mawar di halaman rumahku.

Siswa kelas IX sedang mempersiapkan diri untuk ujian sekolah.

 

  1. Makna konotasi, yaitu makna (nilai rasa) yang timbul karena adanya tautan pikiran antara denotasi dan pengalaman pribadi. Makna konotasi terjadi apabila kata itu mempunyai nilai rasa, baik positif atau negatif. Jika tidak bernilai rasa dapat juga disebut berkonotasi netral. Makna konotasi sebuah kata dapat berbeda dari satu kelompok masyarakat yang satu dengan kelompok masyarakat lain, sesuai dengan pandangan hidup dan norma yang ada pada masyarakat tersebut. Makna konotasi juga dapat berubah dari waktu ke waktu.

Contohnya,

Kepala desa terpilih  tidak pernah melakukan kampanye hitam.

Adiknya sedang bunting 8 bulan.

Kita harus mengingat jasa para pahlawan yang gugur mempertahankan NKRI.

 

  1. Makna kiasan, yaitu makna kata atau kelompok kata yang bukan makna yang sebenarnya, melainkan mengiaskan sesuatu.

Contohnya,

Mahkota perempuan berarti ‘rambut wanita’

Meja hijau berarti ‘pengadilan’

Kambing hitam berarti ‘tersangka/terdakwa/korban’

 

  1. Makna umum, yaitu kata atau istilah yang pemakaiannya menjadi unsur bahasa umum.

Contohnya,

Para anak-anak Desa Bunikasi membawa barang dagangan dengan berjalan kaki berjam-jam lamanya. (makna umum : membawa).

Untuk melihat pertujukan sirkus di kota, Kami perlu menempuh perjalanan 2 jam dengan naik mobil karena jarak yang cukup jauh dan medan yang terjal. (makna umum : melihat)

Semua binatang yang ada di kelompok sirkus itu termasuk kedalam daftar yang hampir punah menurut Lembaga Swasta Internasional Pecinta Binatang. (makna umum : binatang)

 

  1. Makna khusus, yaitu makna kata atau istilah yang pemakaiannya terbatas pada bidang tertentu.

Contohnya,

Anak-anak Desa Bucek menjinjing peralatan dan baju sekolah mereka karena jalan yang dilalui tergenang air banjir. (makna khusus : menjinjing)

Pertunjukan drama yang diadakan unit kemahasiswaan kampus dilaksanakan jauh diluar kampus sehingga untuk menontonnya kamu perlu naik kendaraan. (makna khusus : menontonnya )

Kera, Kelinci, Rusa, Gajah, Jerapah, dan Badak termasuk binatang mamalia yang melahirkan dengan beranak bukan bertelur. (makna khusus : Kera, Kelinci, Rusa, Gajah, Jerapah, dan Badak )

 

  1. Makna leksikal, yaitu makna unsur bahasa sebagai lambang benda, peristiwa, dan sebagainya. Makna leksikal itu sifatnya berdiri sendiri, dengan kata lain bahwa makna yang sifatnya telah tetap dan tidak terikat dengan kata-kata yang lainnya. Makna leksikal biasanya juga sering disebut dengan makna kamus.

Contohnya,

Pesawat (artinya suatu alat transportasi jalur udara).

Sekolah (artinya suatu tempat untuk belajar dan menuntut ilmu).

Rumah (artinya sebuah bangunan untuk tempat tinggal).

Minum (artinya suatu aktifitas memasukan air kedalam mulut).

 

  1. Makna gramatikal, yaitu makna yang didasarkan atas hubungan antara unsur-unsur bahasa dalam satuan yang lebih besar, misalnya hubungan antara kata dan kata lain dalam frasa atau klausa. Makna gramatikal itu sifatnya berubah-ubah yang menyesuaikan dengan konteks penggunanya, yang dikarenakan akibat terjadinya proses gramatikal terhadap kata-kata tersebut misalnya seperti peng-imbuhan, pe-majemukan dan pengulangan.

Contohnya,

Rumah makan (artinya,  rumah yang menyediakan dan menjual makanan berat, contoh nasi, soto dan lain-lain).

Rumah bersalin (artinya, suatu tempat merawat dan membantu proses persalinan pada ibu hamil).

Berumah ( berarti memiliki rumah/ bertempat tinggal).

Berumah-rumah  ( berarti suatu tempat yang terdiri dari banyak rumah (rumah yang lebih dari satu).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.