Pemanfaatan teknologi dalam mengajar saat ini sangat penting, apalagi dalam situasi pandemi. Guru dan siswa tidak dapat bertemu langsung di kelas seperti zaman sebelum pandemi. Lalu apa yang harus dilakukan oleh guru? Bagaimana guru menggunakan teknologi baru dalam pembelajaran?

 

Pada guru belajar seri semangat guru: Kemampuan Non Teknis dalam Adaptasi Teknologi semakin membuka wawasan guru untuk mengenali dirinya dalam penggunaan teknologi. Pada tingkatan yang mana menurut SAMR? Subtitusi, augmentasi, modifikasi, atau redefinisi?  Tingkatan subtitusi merupakan tingkatan dasar. Pada tingkatan ini guru menggunakan teknologi sebatas memindahkan aktivitas pembelajaran dalam teknologi tersebut, misalnya guru memanfaatkan zoom atau google meet untuk menyampaikan materi kepada siswa dengan menggunakan metode ceramah.

 

Pada tingkatan augmentasi, guru sudah memanfaatkan teknologi selangkah lebih kreatif. Guru menggunakan zoom atau google meet sebagai sarana tanya jawab dengan siswa berkaitan dengan tema yang sedang dipelajari. Sebelum zoom atau mengajar daring, guru mengirimkan video materi pembelajaran yang akan dipelajari sehingga saat tatap muka secara daring guru mengajak siswanya berdiskusi.

 

Pada tingkatan modifikasi, guru memberikan kesempatan siswanya untuk berdiskusi kelompok secara mandiri.  Guru menetapkan goal atau target bahwa siswa mampu membuat keputusan atau kesimpulan. Siswa diajak untuk menganalisis kasus dan membaca berbagai literatur serta menghasilkan gagasan. Pada tingkatan terakhir, yaitu redefinisi, dengan memanfaatkan video meeting, siswa diajak untuk mendesign kegiatan webinar. Siswa dijadikan sebagai bintangnya dan mengundang para orangtua siswa. Artinya pada tingkatan ini jika tidak ada teknologi maka kegiatan tersebut tidak bisa berlangsung. Tingkatan redefinisi ini pada mahasiswa bisa mengadakan webinar yang mengundang masyarakat untuk menunjukkan kontribusinya bagi lingkungan masyarakat sekitar.

 

Pemanfaatkan thinking board dalam pembelajaran

Sesi tanya jawab dengan media google jamboard, mengajukan pertanyaan-pertanyaan objektif, misalnya matematika, fisika, biologi, dan lain-lain. Siswa menuliskan jawabannya secara langsung pada google jamboard. Maka kegiatan ini masih pada tahap  subtitusi. Pada tingkatan augmentasi, guru melakukan sesi tanya jawab, memberikan siswa berpendapat secara bebas. Dengan menempelkan sticky notes. akan tetapi pertanyaan masih datang dari guru.Pada tingkatan modifikasi, guru memicu murid untuk freestyle brainstorming. Siswa mengeluarkan ide-idenya dan menuliskannya pada jamboard. Tingkatan terakhir, redefinisi, murid dibrainstorming untuk membuat produk. Tugas utamanya siswa yaitu cerpennya. Siswa harus brainstorming tentang ceritanya. Temanya, tokohnya yang ada di dalam cerpennya, menjelaskan masing-masing tokohnya dalam cerpen tersebut. Gagasan dimasukkan ke jamboard.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.