Yayasan Pendidikan Al Hikmah (YLPIH), sebelum masa pandemi Covid 19 sudah menyiapkan pembelajaran berbasis modul e-learning sekolahku. Modul ini berusaha menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Inovasi-inovasi baru dikembangkan sesuai dengan misi. Misi YLPIH yaitu menjadi  lembaga pendidikan Islam yang layak dan mudah dicontoh. Baru-baru ini, Sabtu 10 April 2021, menetapkan sebanyak 57 Guru di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al Hikmah Guru Pendamping pengembangan modul.

Jika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akrab dengan program Guru Penggerak maka di YLPIH ada program Guru Pendamping. Sebelumnya para calon guru pendamping ini diminta untuk membuat rancangan modul di e-learning sekolahku. Platform https://alhikmah.elearning.sekolahku.id/ merupakan sarana mulai jenjang TK hingga SMA di lingkungan sekolah Al Hikmah.  Modul yang dibuat tersebut kemudian divalidasi oleh Tim Peneliti dan Pengembang (Litbang), dari aspek isi dan aplikasi dalam pembelajaran kepada siswa.

Modul yang dimaksudkan itu sebagai upaya menciptakan generasi yang mandiri dan memiliki motivasi belajar yang tinggi. Siswa bisa mengakses modul kapan saja dan dimana saja. Modul di https://alhikmah.elearning.sekolahku.id/ itu terdiri atas beberapa bagian, pertama apersepsi. Kedua, bagian kegiatan inti, dan ketiga bagian cek pemahaman.

Pada bagian apersepsi, berisikan identitas modul berkaitan dengan bidang studi, Kompetensi Dasar (KD) yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Selain itu berisi estimasi waktu yang dibutuhkan dalam menyampaikan materi tersebut, apersepsi, integrasi nilai Alquran, dan peta konsep. Karena pentingnya aspek-aspek tersebut, maka wajib ada dalam membangun pemahaman siswa. Mengintegrasikan langsung topik dengan Alquran. Nilai-nilai Alquran boleh diletakkan dibagian akhir pembelajaran tetapi harus tetap ada di dalam modul. Pentingnya sebuah topik dibahas serta peta konsep hadir untuk menarik hubungan antara fakta dengan konsep.

Kegiatan inti terbagi atas subtopik. Subtopik terdiri atas indikator, kegiatan pembelajaran yang berdasarkan prinsip Saintifik, berbasis aktivitas, peer teaching, dan memanfaatkan TIK. Selain itu, kegiatan inti harus memenuhi prinsip, mencapai kompetensi, kontekstual, integrasi muatan lokal, HOTS, memanfaatkan dan mengelolah data, dan keterpaduan. Pada bagian inti juga harus mencantumkan alternatif aneka sumber belajar bisa berupa lik digital, jurnal ataupun buku-buku yang bisa dijadikan sumber belajar.

Bagian terakhir, yaitu cek pemahaman subtopik yang dibahas. Sebagai target awal, selurug guru harus menyelesaikan modul semester 2 di elearning sekolah. Seluruh guru bergerak bersama memperbaiki dan menyiapkan modul terbaik. Guru pendamping modul yang sudah praktik lebih awal berusaha mengawal guru-guru sasaran. Semoga segala usaha mendapatkan ridho Allah dan membawa kebermanfaatan bukan hanya untuk siswa-siswi di lingkungan Al Hikmah, tetapi untuk generasi Indonesia.

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.