Alhamdulillah, bulan September ini anak-anak mulai mencoba kembali belajar di sekolah.  Dengan protokol kesehatan yang ketat, SMP Al Hikmah menghadirkan siswa ke sekolah dimulai dari jenjang IX. Sebelum melaksanakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pihak sekolah mengundang para walimurid via zoom untuk melakukan sosialisasi.

Senin, 6 September 2021, sekolah membuka 2 kelas simulasi, masing-masing kelas maksimal 10 siswa. Persyaratan mengikuti simulasi PTM yaitu orangtua mengisi form kesediaan, siswa memakai masker double dan membawa masker cadangan, membawa hand sanitizer, siswa diantar dan dijemput orangtua atau anggota keluarga, siswa tidak diperkenankan menggunakan alat transportasi umum. Siswa dan guru yang sakit atau ada keluarga yang sakit pun tidak diizinkan masuk sekolah. Semua dilakukan untuk meminimalisasi penularan Covid 19.

Setiba siswa di halaman sekolah akan disambut oleh tim Satgas. Guru yang bertugas sebagai Satgas Covid wajib datang lebih awal 30 menit dari jam masuk. Para guru berjaga di posisinya masing-masing. Ketika siswa memasuki gerbang sekolah, satpam akan mengecek suhu sang pengantarnya. Sesampai di depan sekolah siswa cek suhu kemudian mencuci tangan dan menemui petugas untuk cek kesehatan. Apabila ada siswa yang kurang sehat atau anggota keluarganya yang sakit maka tidak dizinkan mengikuti simulasi PTM. Siswa akan diminta pulang kembali.

Setelah melewati satgas cek kesehatan maka siswa menuju ke kelas masing-masing. Sebelum masuk, anak-anak diminta mencuci tangan lagi di depan kelas. Di dalam kelas, siswa langsung duduk dan tidak diperkenankan berkerumun. Jika jam simulasi berakhir siswa harus segera meninggalkan sekolah bersama penjemputnya. Langkah-langkah tersebut diambil jangan sampai timbul klaster di sekolah. Walaupun guru dan siswa sudah vaksin, antisipasi dengan protokol kesehatan yang ketat tetap harus dilakukan. Semangat belajar kembali di sekolah, Selamat Berkarya dan Berprestasi!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.