Apa yang menantang di pembelajaran Pandemi Covid 19? Ternyata ada 3 hal, yaitu kualitas pembelajaran, ketidakpastian pendemi, dan keragaman kondisi. Dengan mengetahui dan menganali tantangannya maka kita lakukan pembelajaran yang bermakna bagi guru dan murid.

A. Kualitas Pembelajaran 

Berdasarkan laporan dari bank dunia bahwa per 18 November  2020, murid kita bersekolah selama 12,4 tahun tapi sebenarnya mereka hanya belajar sekitar 7,8 tahun saja. Mereka bersekolah tapi tidak belajar.  Penguasaan kompetensinya pun akhirnya menjadi sangat minimal. Kualitas pembelajaran menjadi fokus kita bukan pada ketuntasan pembelajaran. Pembelajaran pada level yang tepat bukan lanjut terus menyampaikan materi, padahal banyak siswa yang masih belum menguasai. Maka guru seharusnya fokus pada hal yang belum dikuasai oleh anak terlebih dahulu.

B. Ketidakpastian Pandemi

Kita harus responsif peka terhadap data, mengenali status di masing-masing wilayah. Kita juga harus fleksibel, berubah kapan saja sesuai dengan perubahan status daerah. Karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini berakhir. Maka harus resposif dan fleksibel.

C. Keragaman Kondisi

Kepemilikan gawai menjadi tantangan dalam pembelajaran pandemi, demikian dengan tingkat sosial ekonomi, dan akses internet wilayah yang tidak sama. Ketika melakukan pembelajaran maka guru dapat memelih strategi yang tepat dengan melihat murida dan walimurid serta wilayah dimana guru mengajar.

Tidak ada solusi tunggal untuk semua anak, guru, dan satuan pendidikan sehingga solusinya menjadi beragam. Pembelajaran yang adaptif, disesuaikan dengan kondisi bukan pembelajaran yang ideal. Mencari cara yang tidak normal, tidak biasa kita lakukan baik secara pedagogik maupun berkaitan dengan teknologinya.

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.